Teluk Guinea Hotspot Pembajakan Dunia

Oleh : Gilang Raga Gumilang Sukma – Biro MCPR

Teluk Guinea merupakan salah satu perairan dengan cadangan minyak dan gas yang potensial dan serta sumber daya perikanan yang kaya. Kekayaan sumber daya alam menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat aktivitas maritim terutama eksplorasi minyak dan gas serta perdagangan. Isu keamanan maritim di Teluk Guinea pada akhir-akhir ini menjadi sorotan dikarenakan maraknya pembajakan, kegiatan terorisme serta penculikan awak kapal. “Pembajakan merupakan salah satu masalah keamanan utama di benua Afrika. Ini berisiko menambah tantangan multifaset yang dihadapi kawasan, termasuk gelombang terorisme, kembalinya kudeta, dan dampak yang memburuk dari pandemi Covid-19,” ucap Harold Agyeman, duta besar Ghana untuk PBB.

Beragam upaya telah dilakukan guna meningkatkan kondusifitas di perairan Teluk Guinea termasuk yang dilakukan oleh Dewan Keamanan PBB yaitu mengangkat resolusi keamanan maritim di Teluk Guinea. Resolusi tersebut disponsori oleh Ghana dan Norwegia, yang mana pada saat ini Ghana merupakan salah satu anggota Dewan Keamanan PBB, dan situasi keamanan maritim di Teluk Guinea adalah salah satu prioritas utamanya.  Adanya pengangkatan resolusi baru tersebut ditujukan untuk memperbarui fokus perhatian terhadap ancaman yang berkembang di kawasan tersebut dan menekankan kepada negara-negara pantai Teluk Guinea bahwa perlawanan pembajakan dan perampokan menjadi tanggung jawab utama mereka.

Upaya lain dilakukan oleh pemerintah Nigeria dengan menjalankan suatu strategi bernama “Deep Blue”. Proyek tersebut dirancang untuk melindungi dan mengamankan jalur perairan Nigeria. Tidak heran, sebuah studi yang dirilis oleh Stable Seas memperkirakan bahwa perompak, khususnya di Delta Niger, memperoleh 5 juta dollar per tahun yang dihasilkan dari pencurian dan penyanderaan. Meski begitu, proyek tersebut diklaim dapat membantu menjaga keamanan lingkungan maritim yang lebih luas.

Isu ini harus menjadi perhatian dunia guna menciptakan kegiatan eksplorasi dan perdagangan maritim yang aman dan kondusif. Kerja sama regional dan internasional sangat diperlukan dalam penguatan stabilitas keamanan maritim khususnya di Teluk Guinea. Bitnex Crestfort

Leave a Reply