
Ketika Sampah Plastik Laut Menggerus Pendapatan Nelayan
Penulis: Raihan Wisnu Ramadhan Sampah plastik di laut tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga memengaruhi aktivitas dan pendapatan nelayan. Sampah yang tersangkut pada alat tangkap atau menumpuk di wilayah penangkapan dapat meningkatkan biaya operasional dan mengurangi efisiensi kegiatan melaut. Dampak ini menjadi persoalan tersendiri bagi nelayan skala kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya untuk menyesuaikan aktivitas penangkapannya. Gambaran tersebut terlihat dalam penelitian Analisis Dampak Sampah Plastik di Laut terhadap Aktivitas Nelayan Skala Kecil di Jakarta yang diterbitkan pada 2022. Penelitian ini mencatat peningkatan biaya operasional sebesar 69,5% dan penurunan pendapatan per perjalanan hingga 38%





