Ancaman Perubahan Iklim Terhadap Sosial Ekonomi Nelayan

Oleh: Muhammad Khairan Saptari

Pada abad ke-21 ini iklim berubah secara terus-menerus yang diakibatkan adanya interaksi antara atmosfer dan kegiatan manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil dan perubahan penggunaan lahan. Akibat dari hal ini tentu saja akan mempengaruhi cuaca yang terjadi di Indoneisa dan akan mempengaruhi pola hidup dari masyarakat Indonesia. 

Fenomena perubahan suhu, intensitas cuaca yang semakin ekstrim, dan perubahan yang terjadi pada pola curah hujan dapat berdampak pada masyarakat pesisir, khususnya yang memiliki profesi sebagai nelayan. Dampak tersebut dapat berupa dampak sosial ekonomi, sehingga mereka membutuhkan cara lain untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Semakin tingginya risiko nelayan untuk melakukan pelayaran, cuaca buruk dan gelombang laut yang tinggi dapat mengancam keselamatan nelayan yang berlayar. Berdasarkan kajian Bappenas pada tahun 2021 potensi ekonomis sektor pesisir dan laut pada tahun 2020-2024 yang hilang diakibatkan oleh fenomena perubahan iklim mencapai Rp.81,53 Triliun yang merupakan sektor paling terdampak akibat perubahan iklim.

Perubahan Pola Tangkapam Ikan Nelayan Akibat Perubahan Iklim

Sebelum dilakukannya pelayaran untuk menangkap ikan nelayan memerlukan penentuan wilayah tangkapan ikan. Tidak hanya itu, nelayan juga memerlukan musim untuk penangkapan ikan pada suatu wilayah. Hal-hal tersebut dapat ditentukan melalui pola migrasi ikan pada suatu perairan.

Fenomena perubahan iklim dapat mempengaruhi pola yang sudah para nelayan strategikan, karena perubahan migrasi ikan yang terjadi. Hal ini terkait dengan pola waktu penangkapan ikan nelayan yang berubah dan pola musim angin yang berubah. Oleh karena itu, nelayan perlu merubah pola pelayaran mereka.

Perubahan pola nelayan yang dapat dilakukan adalah seperti perubahan ukuran kapal yang digunakan oleh nelayan, perpindahan lokasi penangkapan ikan, dan mempernpanjang waktu pelayaran yang dilakukan oleh nelayan. Hal-hal tersebut perlu para nelayan lakukan agar dapat bertahan pada masa perubahan iklim ini.  

Dampak Sosial Ekonomi Akibat Dari Perubahan Iklim

Dampak perubahan iklim terhadap nelayan dapat dilihat dari kehidupan sosial yang dijalani oleh nelayan. Hal ini dapat dilihat pada masa-masa sulit perubahan iklim ini komunitas nelayan diwajibkan untuk melakukan kerja sama, seperti membagi lokasi tangkapan ikan pada nelayan. Akan tetapi, dampak sosial lainnya adalah terjadinya perubahan profesi jika sumber daya laut tidak dapat diandalkan.

Tidak hanya dampak sosial, dampak ekonomi pun dapat dirasakan oleh para nelayan yang ada di daerah pesisir. Perubahan iklim yang merubah pola migrasi ikan akan membuat hasil tangkapan ikan dari nelayan menurun yang mengakibatkan para nelayan tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Tidak hanya itu, kebutuhan adaptasi peralatan untuk menghadapi perubahan iklim juga akan menurunkan pendapatan mereka.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sumber daya laut sangat dipengaruhi oleh fenomena perubahan iklim. Aspek sosial dan aspek ekonomi merupakan masalah utama dari dampak perubahan iklim di wilayah peisisr. Berkurangnya pendapatan nelayan daerah pesisir membuat mereka menghadapi masa-masa sulit pada saat ini. Oleh karena itu, diperlukannya ada adaptasi terhadap perubahan iklim terutama untuk daerah pesisir.

Leave a Reply