Melambatnya Sirkulasi Lautan Dampak Dari Terjadinya Pemanasan Global

Oleh: Muhammad Khairan Saptari

Lautan yang terdapat di dunia saat ini selalu mengalami pergerakan yang dinamakan dengan sirkulasi laut. Sirkulasi laut merupakan proses dari pergerakan air laut di seluruh dunia yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, yaitu faktor angin, suhu, salinitas, dan bentuk dasar dari lautan itu sendiri. 

Lautan dapat menyimpan sebanyak 39.000 Gt karbon yang dimana jumlah itu lebih banyak daripada di udara. Sebanyak 95% dari karbon yang terdapat di lautan berasal dari karbon anorganik terlaut dan terbentuk dari karbon organik. Oleh karena itu, Sirkulasi lautan ini menjadi sangat penting karena dapat mengakibatkan karbon yang tersimpan di lautan. Salah satu sirkulasi yang penting di lautan adalah Meridional Overturning Circulation (MOC)

Sel dari MOC ini memiliki pengaruh dari berbagai samudra, di mana bagian atas berbasis di Atlantik (AMOC) dan sel MOC selatan yang lebih dalam (SMOC). MOC ini memiliki pengaruh terhadap iklim dan terhadap biogeokimia lautan. Terjadinya perlambatan pada sirkulasi AMOC akan berdampak pada produktivitas biologis dan penyimpanan emisi karbon di lautan.

Penyebab Melambatnya MOC

Melambatnya sirkulasi di lautan dapat disebabkan oleh faktor antropogenik. Hal ini menandakan aktivitas manusia memiliki peran dalam melambatnya sirkulasi di lautan, terutama aktivitas manusia yang menyumbang gas rumah kaca. Hal ini menyebabkana peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasam iklim.

AMOC dan SMOC cenderung akan melambat dengan terjadinya pemanasan iklim yang kuat. AMOC dan SMOC yang melambat ini dapat terjadi sebanyak 42% di tahun 2100, bahkan SMOC dapat berhenti pergerakannya sama sekali pada tahun 2300 jika kondisi pemanasan global saat ini terus berlangsung atau semakin parah. 

Pemanasan iklim yang kuat akan menyebabkan terjadinya pemanasan laut pada beberapa wilayah. Pengaruh memanasnya laut dengan melambatnya sirkulasi laut adalah sirkulasi thermohaline yang terganggu. Hal ini dikarenakan sirkulasi laut selalu bergerak terkadang air dingin yang berada di permukaan dan terkadang air panas yang berada di permukaan. Jika suhu laut meningkat, pergerakan air tersebut akan terhambat karena adanya perairan dengan suhu yang tidak normal pada beberapa wilayah.

Dampak Melambatnya MOC

Terjadinya perlambatan MOC akan menyebabkan terjadinya pelemahan penyerapan karbon oleh pompa kelarutan yang merupakan mekanisme penting pada siklus karbon di samudra. Pompa kelarutan yang terdapat di lautan memiliki fungsi untuk mengontrol ventilasi lautan interior dalam skala waktu multi abad.

Perlambatan MOC dapat meningkatkan terjadinya efisiensi pompa biologis. Pompa biologis berkaitan dengan terjadinya proses biologis yang melibatkan plankton yang melakukan fotosintesis karena mengonsumsi karbon. Peningkatan efisiensi dari penyerapan pompa biologis yang disebabkan perlambatan MOC akan mengarah pada pembuangan bersih karbon dari atmosfer yang sebagian mengkompensasi pompa kelarutan yang lemah. Akan tetapi, gas karbon dalam jumlah yang besar akan dapat dilepaskan kembali ke atmosfer jika MOC yang lebih kuat kembali.

Melambatnya MOC di perairan akan menjadi sangat penting, karena umat manusia bergantung pada pompa kelarutan dan pompa biologis yang terdapat di lautan untuk membantu dalam mengurangi sebagian gas karbon yang dilepaskan udara ke lautan. Pengurangan emisi gas rumah kaca dapat menjadi kunci untuk mencegah perlambatan atau penghentian total sirkulasi AMOC dan SMOC di masa depan.

Leave a Reply