Konservasi Blue Carbon: Pencegahan Sumber Daya Blue Carbon Agar Tidak Punah

Oleh: Rizal Fadhilah

Kondisi Kawasan Konservasi di Indonesia

Indonesia mengelola 201 Kawasan Konservasi Perairan (KKP) dengan total luas lebih dari 24,1 juta ha. Provinsi mengelola sebagian besar KKP tersebut (yakni 161 KKP atau 58% dari total wilayah±13 juta ha), dan pemerintah pusat, yaitu KKP, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/MEF masing-masing mengelola sekitar 22% dan 15% KKP. Setiap KKP di Indonesia dibagi menjadi Zona Inti, Zona Pemanfaatan Terbatas, dan Zona Perikanan Berkelanjutan. Namun, pada praktiknya hal tersebut belum berjalan dengan baik, karena masih banyak sekali kawasan ekosistem lamun yang tidak termasuk ke dalam KKP. Sebagai contoh adalah di wilayah Maluku Utara yang mempunyai padang lamun terluas (24.003,74 ha); Namun, hanya 5% dari jumlah tersebut yang berada dalam KKP. Hal tersebut tentu cukup merugikan, karena kawasan ekosistem blue carbon yang tidak terjaga secara perlahan akan terancam punah. Padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki sekitar 17% cadangan karbon biru dunia yang berpeluang besar untuk memanfaatkan Ekosistem Karbon Biru sebagai salah satu solusi untuk mengatasi perubahan iklim dan akan sangat disayangkan jika seluruh ekosistem blue carbon yang ada tidak terjaga dengan baik

Ancaman Terhadap Ekosistem Blue Carbon

Sebagai negara dengan potensi ekosistem blue carbon yang cukup besar di dunia, dimana Indonesia memiliki 3,3 juta hektar, serta padang lamun terluas yang mencapai 293.000 hektar. Namun, dibalik kayanya Indonesia akan sumber daya blue carbon, hal tersebut tidak terlepas dari ancaman –  ancaman yang mengganggu kelangsungan hidup ekosistem tersebut. Potensi ancaman terhadap ekosistem lamun di Indonesia adalah perubahan penggunaan lahan (reklamasi, konversi menjadi budidaya perikanan), aktivitas masyarakat, penangkapan ikan komersial, dan sedimentasi. Bahkan, karena adanya ancaman tersebut terjadi penurunan ekosistem lamun sebesar 2,8% per tahun. Bahkan selain itu, potensi ancaman terhadap ekosistem blue carbon adalah pencemaran dan polusi. Laut Indonesia kotor oleh sampah. Polusinya bisa membunuh habitat laut dan perairan yang berperan menyerap emisi karbon Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar ke-2 di dunia.Dapat dibayangkan akan seperti apa jika kita tidak melakukan tindakan pencegahan terhadap ekosistem blue carbon tersebut. Bahkan bisa jadi ika kita masih berdiam saja, gelar Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi besar dalam cadangan karbon dunia akan hilang dan tergantikan.

Cara Mengatasi dan Mencegah Ancaman Terhadap Ekosistem Blue Carbon

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah ancaman terhadap ekosistem blue carbon semakin meluas dan merusak Diantara cara tersebut adalah dengan diadakannya kegiatan konservasi dan pelestarian ekosistem blue carbon. Bahkan menteri kelautan dan perikanan telah membuat rencana untuk melakukan perluasan Kawasan Konservasi Laut hingga 30% di tahun 2045 dan Pengelolaan Berkelanjutan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Selain itu, kita sebagai masyarakat juga perlu lebih aware terhadap lingkungan sekitar dengan melakukan hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan

Leave a Reply