Ancaman Perubahan Iklim Terhadap Keanekaragaman Hayati dan Kesejahteraan Penduduk Pulau Lombok

Oleh : Muhammad Khairan Saptari

Kehidupan lingkungan pada saat ini sedang dipertaruhkan keberlanjutannya, maraknya peristiwa perubahan iklim yang dapat membuat cuaca menjadi lebih ekstrim dibandingkan pada umumnya membuat keberlangsungan lingkungan menjadi dipertanyakan. Perubahan iklim merupakan suatu fenomena yang seharusnya dapat terjadi secara alami, namun karena terjadi perubahn setelah revolusi industri di bumi dan aktivitas manusia yang meningkat membuat perubahan iklim ini menjadi tidak normal.

Dampak dari perubahan iklim mungkin tidak terlalu ekstrim untuk masyrakat-masyarakat yang tidak hidup pada kawasan pesisir, karena risiko bencana untuk masyarakat yang hidup di kawasan pesisir akan lebih besar dibandingkan dengan masyarakat yang tidak hidup pada kawasan pesisir. Tidak hanya itu, perubahan kimiawi akan berdampak pada struktur ekologi pada suatu perairan, lebih lanjut peningkatan muka air laut yang terjadi juga meningkatkan risiko bencana banjir. Dampak-dampak ini yang membuat kawasan pesisir lebih rentan dibandingkan wilayah lainnya. 

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyak pulau-pulau kecil di dalamnya, salah satunya adalah pulau Lombok. Pulau Lombok yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan wilayah Indonesia yang rentan terhadap perubahan iklim. Pulau Lombok ini merupakan pulau kecil yang keberlangsungannya dapat terancam karena perubahan iklim. Hal ini dapat berdampak pada keanekaragaman hayati dan keunikan yang terdapat di pulau Lombok menjadi hilang atau rusak.

Kondisi Iklim Yang Membuat Pulau Lombok Terancam Akan Bencana

Tahun 2023 ini menjadi tahun yang ekstrim untuk pulau lombok, karena isu perubahan iklim yang sedang meningkat. Kondisi dari atmosfer yang mendukung untuk terjadinya pembentukan awan hujan yang intensif dan diimbang suhu permukaan laut yang hangat membuat masyarakat yang tinggal di pulau lombok agar berhati-hati.

Fenomena cuaca ekstrim yang terjadi di pulau Lombok ini merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim, sehingga dapat menimbulkan banyaknya bencana pada beberapa daerah di pulau Lombok. Cuaca ekstrim ini dapat berdampak sangat buruk untuk pulau lombok, karena Lombok merupakan pulau yang kecil.

Kondisi perubahan iklim di lombok ini dapat dilihat dengan adanya perubahan pada pola, intensitas, curah hujan, angin, kelembaban, tutupan awan, dan penguapan yang terjadi di sekitarnya. Pulau Lombok hanya salah satu pulau kecil yang terancam keberadaannya karena perubahan ikklim, sehingga sudah saatnya isu perubahan iklim ini dianggap serius oleh seluruh pihak.

Dampak Cuaca Ekstrim Terhadap Keanekaragaman Hayati dan Masyarakat Yang Ada Di Pulau Lombok

Cuaca ekstrim yang dihasilkan perubahan iklim dapat berdampak pada kehidupan masyarakat yang hidup di pulau Lombok dan keanekaragaman hayati yang terdapat di pulau Lombok. Cuaca yang ekstrim membuat penduduk pulau Lombok tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi, lebih lanjut cuaca yang ekstrim dapat merusak biota-biota yang terdapat di pulau Lombok.

Perubahan iklim yang ekstrim mempengaruhi kehidupan untuk masyrakat-masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan di pulau Lombok. Perubahan waktu berlayar dan pola tangkap ikan membuat para nelayan yang ada di pulau Lombok semakin kesulitan untuk mendapatkan hasil tangkapannya. Sementara itu, dampak langsung perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati adalah perubahan interaksi antar spesies, organisme yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan iklim baru, dan laju kepunahan. Dampak-dampak dari perubahan iklim ini dapat merusak sumber daya alam yang ada di pulau Lombok.

Aktivitas masyrakat dan aktivitas budaya yang terdapat di pulau Lombok pun menjadi terbatas karena perubahan iklim. Banyaknya masyarakat yang kehilangan tempat tinggalnya karena terjadinya banjir rob dan angin kencang, lebih lanjut akses yang terbatas di pulau Lombok membuat masyrakat semakin sulit untuk hidup di pulau Lombok. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk permasalahan perubahan iklim ini dianggap serius, terutama untuk pulau-pulau kecil yang terdapat di Indonesia.

Leave a Reply