Keuntungan Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan Untuk Masyarakat Pesisir Melalui Kawasan Konservasi

Oleh: Muhammad Khairan Saptari

Terjadinya penurunan populasi ikan sudah tidak dapat dihindari di Indonesia. Terdapat banyak penyebab menurunnya populasi ikan, salah satunya adalah tindakan manusia. Tindakan manusia yang dapat berdampak adalah penangkapan ikan yang berlebihan. Selain itu, perubahan iklim yang diakibatkan manusia juga mempengaruhi populasi ikan di laut. Oleh karena itu, diperlukannya kawasan konservasi agar dapat memanfaatkan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

Konservasi sendiri memiliki arti upaya pengelolaan pada suatu wilayah yang secara berkelanjutan. Penerapan kawasan konservasi ini dapat menjadi upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian perikanan yang ada di Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Akan tetapi, menjaga kelestarian perikanan tidak hanya tugas pemerintah saja, tetapi menjadi tugas masyarakat juga untuk membantu dalam melestarikan perikanan di Indonesia.

Salah satu wilayah dengan jumlah kawasan konservasi yang banyak adalah Sumatera Barat. Kawasan konservasi di daerah Sumatera Barat sendiri merupakan hasil dari inisiatif masyarakat. Dengan adanya kawasan konservasi ini sangat bermanfaat untuk masyarakat pesisir, tetapi tidak hanya sumber daya perikanannya saja kawasan konservasi juga dapat dijadikan sebagai objek wisata.

Pentingnya Wilayah Konservasi Untuk Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan

Pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan pada Pasal 2 mengenai ketentuan dari pengelolaan perikanan yang berdasarkan asas kelestarian dan pembangunan yang berkelanjutan. Tujuannya sendiri adalah agar dapat menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan dapat meningkatkan kesejahteraan, serta perekonomian dari masyarakat. Dengan adanya kawasan konservasi sendiri kita dapat memantau sumber daya perikanan dan kelautan untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup, ekosistem perairan, dan keanekaragaman hayati. 

Kawasan konservasi ini tidak lain dapat bermanfaat untuk masyarakat sendiri, terutama masyarakat daerah pesisir. Salah satu masyarakat yang merasakan dampak positif dari kawasan konservasi adalah masyarakat Sumatera Barat. Manfaat ini terbagi menjadi 2, yaitu manfaat langsung non ekstraktif perikanan dan manfaat langsung yang bersifat ekstraktif perikanan. Dimana,  manfaat langsung non-ekstraktif perikanan ini didapatkan karena kawasan konservasi sendiri dapat dijadikan sebagai tempat wisata, sehingga masyarakat sekitar dapat mendapatkan pemasukan dari wisatawan yang berkunjung pada tempat tersebut.

Manfaat dari kawasan konservasi ini sudah tidak dapat diragukan kembali, karena dengan adanya wawasan konservasi ini dapat meningkatkan ekonomi dari masyarakat sekitar. Selain dapat dimanfaatkan, kawasan konservasi ini dapat berguna agar kita melestarikan ikan-ikan serta ekosistem yang ada. 

Kendala Dalam Pengimplementasian Kawasan Konservasi Untuk Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan

Meskipun sudah banyak manfaat yang bisa didapatkan dari adanya kawasan konservasi ini untuk sumber daya perikanan yang berkelanjutan dan manfaatnya terhadap masyarakat pesisir, tetapi pada kenyataanya terdapat beberapa kendala dalam pengimplementasiannya di Indonesia.

Biaya pengelolaan merupakan salah satu kendala dalam pengimplementasian kawasan konservasi di Indonesia. Biaya yang dikeluarkan untuk mengelola kawasan konservasi untuk sumber daya perikanan secara berkelanjutan ini tidak-lah murah, karena banyaknya pengeluaran seperti pembangunan pusat informasi, restocking benih ikan, biaya pembangunan, dan biaya-biaya lainnya. 

Tidak hanya biaya yang menjadi masalah, kurangnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Dimana pemerintah dalam hal ini dapat memiliki peran sebagai pihak pengawas dan penegak peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan konservasi, sedangkan masyarakat lokal dapat berperan dalam pengelolaanya secara langsung.

Dengan adanya kawasan konservasi untuk sumber daya perikanan berkelanjutan ini seperti yang sudah kita ketahui dapat menguntungkan berbagai pihak, salah satunya adalah masyarakat pesisir. Adanya wisatawan yang datang dan adanya sumber daya perikanan yang stabil akan membantu ekonomi masyarakat setempat. Namun, kawasan konservasi ini tidak dapat kita manfaatkan secara maksimal jika tidak adanya kolaborasi dari berbagai pihak, yaitu pemerintah dan masyarakat. Maraknya eksploitasi sumber daya perikanan di Indonesia seharusnya dapat menjadi dorongan pemerintah dan masyarakat untuk membuat kawasan konservasi agar sumber daya perikanan yang ada pada saat ini tidak semakin berkurang dan dapat dimanfaatkan oleh generasi-generasi berikutnya.

Leave a Reply